Semua hal yang dilakukan secara berlebihan dipastikan menimbulkan efek buruk. Hal itu pula yang dialami seorang remaja putri asal Amerika Serikat yang keranjingan mengirimkan SMS lewat ponsel.
Annie Levitz (16) kini terancam dioperasi kedua tangannya akibat terlalu sering mengirimkan SMS. Bayangkan, dalam sehari dia bisa mengirimkan hingga lebih dari 100 SMS sehingga tak sadar jika tangannya mulai mengalami semacam sindrom kekakuan. Ia sempat kehilangan sensasi dan kepekaan pada kedua tangannya dan tak bisa lagi memegang suatu benda.
Alhasil, ia sekarang harus mengenakan semacam penyangga khusus berbentuk sarung tangan dan mendapatkan suntikan pereda rasa sakit. Doktor menyatakan, Annie menderita carpal tunnel syndrome yang membuat urat saraf pada pergelangan tangannya menjadi kaku. Sindrom ini juga biasanya berkaitan dengan penggunaan keyboard secara berlebihan.
Annie Levitz (16) kini terancam dioperasi kedua tangannya akibat terlalu sering mengirimkan SMS. Bayangkan, dalam sehari dia bisa mengirimkan hingga lebih dari 100 SMS sehingga tak sadar jika tangannya mulai mengalami semacam sindrom kekakuan. Ia sempat kehilangan sensasi dan kepekaan pada kedua tangannya dan tak bisa lagi memegang suatu benda.
Alhasil, ia sekarang harus mengenakan semacam penyangga khusus berbentuk sarung tangan dan mendapatkan suntikan pereda rasa sakit. Doktor menyatakan, Annie menderita carpal tunnel syndrome yang membuat urat saraf pada pergelangan tangannya menjadi kaku. Sindrom ini juga biasanya berkaitan dengan penggunaan keyboard secara berlebihan.
Dr Sofia Aksentijevich, ahli rheumatologi yang mendiagnosis Annie, mengatakan, kasus ini terbilang tidak biasa di kalangan pasien muda. Seseorang mengalami sindrom carpal tunnel jika tidak bisa lagi menggenggam suatu benda. Pasien juga kehilangan kekuatan untuk menggenggam dan sering kali merasa terbakar, kesemutan, atau mati rasa di sekitar telapak tangan.
0 comments on " "
Post a Comment